Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 Maret 2013

Terlalu, Netanyahu Minta Anggaran Khusus Buat Beli Es krim dari Negara

Jujur, baru pertama kali ini saya mendengar seorang kepala pemerintahan meminta anggaran untuk membeli es krim dari negara. Mungkin baru Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu yang meminta anggaran khusus untuk membeli es krim dari Anggaran Belanja Negara. Kedengarannya memang unik dan lucu seorang kepala pemerintahan meminta anggaran es krim he he he.

Media Israel, Ynetnews melaporkan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menghendaki agar negara tersebut menganggarkan dana untuk kebutuhan favoritnya, yakni makan es krim. Dana untuk menikmati kesenangan Netanyahu itu menghabiskan anggaran sebesar 2.700 dolar Amerika Serikat (AS). Dana tersebut diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Israel.

Staf Kantor Perdana Menteri Israel mengatakan parlemen menyetujui APBN yang diajukan eksekutif untuk pemeliharaan kediaman Netanyahu. Namun, tiba-tiba mendadak APBN tersebut diubah lantaran belum memasukkan klausul tentang anggaran es krim untuk Netanyahu.

Netanyahu menghendaki tersedianya es krim buatan depot es krim ternama di Yerussalem. Adapun es krim favorit tuan perang tersebut berasal dari toko bernama Metudala.

Masih menurut Ynetnews, kebutuhan es krim Benjamin dilaporkan sebanyak 14 kilogram (kg) per bulan. Dengan rincian harga senilai 16 dolar per kg. Netanyahu menyukai es krim rasa vanila.

Selasa, 04 Desember 2012

Kaum Gay di Prancis Punya Masjid?

Kaum Gay punya Masjid? Kedengarannya memang agak kontroversial sebab dalam Al-Qur'an Allah SWT telah mengharamkan hubungan sesama jenis. Tetapi di Prancis, Kaum Gay memiliki sebuah Masjid.

Sebuah Masjid yang diklaim sebagai Masjid Kemerdekaan hadir di kawasan Paris, Prancis. Masjid ini dibuka oleh seorang gay Muslim bernama Ludovic-Mohamed Zahed. Ia mengelola sebuah ruangan kecil di dalam dojo Budha yang diubah menjadi tempat sholat.

Kini mulai 30 November 2012, saban Jumat, ruangan tersebut akan terbuka untuk umat muslim Minoritas di Prancis. Minoritas dalam hal pilihan orientasi seksualnya seperti gay, transgender dan transeksual. Bahkan, Zahed menyatakan mendorong penggunaan Masjid yang setara antara pria dan wanita dalam satu saf atau wanita yang menjadi imam

Pria 35 tahun itu berharap bisa mengajak sekitar 20 umat untuk menyambangi masjid ini pada Jumat pertama di bulan Desember. Tapi, Ia berharap jumlahnya akan terus naik seperti organisasi yang dikelolanya Homoseksual Muslim di Prancis. Organisasi ini awalnya hanya diikuti enam orang, kini berkembang dengan anggota mencapai 325 orang.

Zahed mengatakan masjid yang Ia bangun tak bertujuan untuk memicu debat nasional. Masjid-masjid inklusif yang dilakukan Zahed bukan lah pertama di dunia. Ada masjid serupa di Afrika Selatan, Amerika Serikat dan Eropa.

Bagaimana menurut Anda sobat?

Sumber info: Tempo.co

Minggu, 02 Desember 2012

Inilah 9 Negara yang Menolak Palestina di PBB

Majelis Umum PBB (indonesian.cri.cn)
Pada tanggal 29 November 2012, Majelis Umum Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Mengadakan pemungutan suara untuk menaikkan status Palestina dari "entitas pengamat" menjadi "negara pengamat non-anggota" di PBB. Hasilnya Sebanyak 138 negara anggota Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyetujui, 9 Negara Menolak dan 3 Negara Abstain.

Sudah bisa dipastikan, negara yang menolak itu adalah Israel dan Amerika Serikat. Kedua negara ini adalah penentang utama keanggotaan Palestina di PBB sejak awal. Nah, selain Israel dan Amerika Serikat, ada 7 negara lagi yang menolak Palestina di PBB sehingga totalnya menjadi 9 negara yang menolak status Palestina dari pengamat menjadi negara pengamat non-anggota di PBB.

Berikut adalah 9 negara yang menolak Palestina di PBB:

1. Israel
2. Amerika Serikat
3. Kanada
4. Republik Cheko
5. Marshall Island
6. Mikronesia
7. Nauro
8. Palau
9. Panama

Selain Amerika Serikat dan Israel, 7 negara penentang Palestina di PBB itu adalah negara-negara kecil yang suaranya tidak begitu didengarkan di majelis Umum PBB. Dan kelihatannya, negara-negara kecil ini adalah negara-negara boneka Amerika Serikat yang mngkin saja tidak berani menentang AS karena ketergantungan mereka. Sementara penolakan oleh Israel dan AS adalah bentuk ketakutan  mereka atas eksistensi Plaestina di PBB yang memungkinkan Palestina bisa berbicara lebih lantang di dunia Internasional. Tapi yang pasti kebenaran akan selalu memang di bumi Allah SWT. Allahu Akbar!!!

Sumber: Republika Online

Alhamdulillah, PBB Akhirnya Mengakui Kedaulatan Palestina

Warga Palestina Menyambut Pengakuan PBB (Reuters)
Perjuangan Palestina untuk mendapat pengakuan dunia sebagai negara berdaulat akhirnya mendapat hasil gemilang. Sebanyak 138 negara anggota Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyetujui Palestina tidak lagi hanya berstatus sebagai "pengamat" melainkan sudah menjadi "negara pengamat non-anggota."Ini merupakan hasil pemungutan suara Majelis Umum PBB, Kamis 29 November 2012.  Namun, pengakuan Palestina ini tidak disetujui semua negara anggota Majelis Umum PBB, terutama AS dan Israel.

Sembilan negara menentang, 41 abstain, serta tiga negara tidak ikut serta dalam pemungutan suara untuk menaikkan status Palestina dari "entitas pengamat" menjadi "negara pengamat non-anggota" di PBB. Jika ini dikabulkan melalui pemungutan suara, maka secara tidak langsung kedaulatan Palestina sebagai negara akan diakui.

Majelis PBB ini menyetujui peningkatan status Palestina meski ada ancaman dari Amerika Serikat dan Israel yang akan menghukum Palestina dengan menahan dana bagi Pemerintah di Tepi Barat. Perwakilan PBB mengatakan, Israel mungkin akan menghindari pembalasan selama Palestina tidak bergabung dalam Pengadilan Kriminal Internasional.

Dukungan mayoritas untuk Palestina itu mencuat setelah pidato Presiden Mahmoud Abbas yang mengecam Israel karena "kebijakan agresif dan kejahatan perang" di podium PBB, menimbulkan respon marah dari negara Yahudi.

"Hari ini, 65 tahun yang lalu, Majelis Umum PBB mengadopsi resolusi 181 yang membagi tanah bersejarah Palestina menjadi dua negara. Ini menjadi sertifikat kelahiran Israel," kata Abbas di depan 193 negara anggota majelis. "Majelis Umum PBB kini dipanggil untuk mengeluarkan sertifikat kelahiran negara Palestina."

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dengan cepat merespons pidato Abbas itu sebagai pernyataan "bermusuhan dan beracun," dan penuh "propaganda palsu."

"Itu bukan kata-kata dari seseorang yang ingin damai," tambah Netanyahu dalam rilis dari kantornya di Israel.

Setidaknya, 17 negara di Eropa mendukung lahirnya Palestina, Austria, Prancis, Italia, Norwegia, dan Spanyol. Ini merupakan hasil upaya Abbas yang fokus melobi Eropa. Sementara Inggris, Jerman, dan lain-lain memilih untuk abstain.

Sementara Republik Ceko bergabung dengan Amerika Serikat, Israel, Kanada, Panama and negara kecil di Pasifik seperti Nauru, Palau, Micronesia. Mereka menentang gerakan mendukung resolusi Palestina. (Reuters)

Sumber: VIVAnews 

Di Gaza, Mercy Limousine Digunakan Sebagai Taksi

Taksi di Kota Gaza (detikcom)
Jika kita melihat taksi di Indonesia, rata-rata menggunakan mobil sedan keluaran nisan sunny atau ada beberapa yang menggunakan merk lain seperti toyota, honda, chevrolet. Tetapi di Kota Gaza taksinya menggunakan sedan Mercedez-Benz atau yang biasa kita kenal Mercy.

Dalam image kita, mobil merk Mercedez-Benz adalah mobil mewah yang harganya sampai milyaran. Mobil ini biasanya dipakai orang-orang kaya yang berpenghasilan tinggi. Apalagi Mercy Limousine, hanya dipakai oleh segilintir orang kaya. Tapi itu di Indonesia. Di Kota Gaza, Palestina Mercy Limousine digunakan sebai taksi. Waw... kebayang kan kemewahan taksi di Gaza. Coba bandingkan dengan di Indonesia?

Seperti yang diceritakan oleh salah seorang wartawan detikcom yang bertugas di Gaza, Di negeri yang selalu tercabik-cabik oleh perang itu, Taksi Mercy mudah ditemukan di jalan-jalan Gaza, seperti yang terlihat di Jalan Solahuddin Al Ayyubi, yang merupakan jalan utama di Gaza, Jumat (29/11/2012). Taksi-taksi tersebut umumnya berwarna kuning. Ada yang model empat pintu, namun ada pula yang enam pintu. Untuk yang empat pintu, panjangnya tetap lebih panjang dari mobil empat pintu biasanya. Ya, mobil-mobil Mercy Tiger yang dijadikan taksi adalah yang bertipe limousine.

Kebanyakan taksi-taksi itu tak menggunakan argo. Penumpang yang ingin menggunakan jasa taksi tersebut harus tawar menawar harga dengan sang sopir. Namun sayang, karena padatnya jadwal, detikcom tak sempat mencoba taksi Mercy di Gaza.

Selain menggunakan taksi, transportasi umum lain di Gaza adalah bus. Bus-bus di Gaza layaknya bus patas yang ada di Jakarta. Bus umum di Gaza umumnya merupakan bus tua yang tampak kurang terawat.

Sedangkan untuk kendaraan roda empat pribadi, mobil-mobil asal pabrikan Korea Selatan bisa dengan mudah terlihat berseliweran di jalan-jalan Gaza. Selain itu ada juga mobil asal pabrikan Jepang dan Eropa, namun tak sebanyak mobil asal pabrikan negeri Ginseng.

Masyarakat Gaza juga banyak berpindah tempat menggunakan kendaraan roda dua. Seperti di Mesir, saat mengendarai motor, warga Gaza tak ada yang mengenakan helm.

Ada juga warga Gaza yang menggunakan kereta keledai sebagai alat transportasi. Kereta keledai terdiri dari seekor keledai yang diikatkan ke sebuah kereta yang mirip gerobak. Kereta keledai umumnya digunakan untuk membawa barang dagangan, namun ada juga yang menggunakannya sebagai alat transportasi keluarga.

Lalu lintas dan alat transportasi di Gaza layaknya kota pada umumnya. Begitu juga dengan kehidupan kotanya, Gaza, tanpa serangan rudal-rudah Israel, hanyalah salah satu kota damai di tepi Laut Mediterania

Sumber: detikcom

Kamis, 29 November 2012

Rabbi Yahudi Berfatwa, Halal Bersetubuh dengan Musuhmu

Dihalalkan bersetubuh dengan musuh? Bukankah melakukan perzinahan dalam bentuk apapun diharamkan? Pasti yang menegeluarkan fatwa ini adalah "orang gila".

Mungkin seperti itu pikiran Anda saat membaca judul postingan saya kali ini. Ya, saya juga berpikiran seperti kala pertama membaca informasi ini. Setelah saya membaca keseluruhan informasi ini barulah saya mengerti bahwa ternyata yang membuat fatwa ini memang benar "orang gila". Mengapa saya menyebutnya orang gila? Karena dia menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya.

Orang yang mengeluarkan fatwa ini bernama Rabbi Ari Shvat. Dia adalah seorang Rabbi Yahudi ternama di Israel. Memang Rabbi Ari Shvat mengeluarkan fatwa ini bukan untuk seluruh ummat Yahudi. Akan tetapi ia mengeluarkan fatwa khusus untuk Agen Intelejen Israel, Mossad.

Seperti sudah menjadi prinsip umum di dunia intelejen, bahwa untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan, mereka menggunakan segala cara. Dari cari yang baik-baik hingga cara menyiksa sekalipun. Nah, berhubungan seks adalah salah satu cara yang dilakukan oleh para agen Mossad untuk mendapatkan informasi. Karena itu pula, Rabbi Ari Shvat mengeluarkan fatwa: agen Mossad perempuan boleh bersetubuh dengan musuh untuk mencapai misinya.

Rabbi Ari Shvatmembolehkan berhubungan badan dalam beberapa kasus ekstrem dan jarang jika itu merupakan solusi paling cepat dan efisien untuk memperoleh informasi atau menghentikan tindakan membahayakan negara

Sang Rabbi mendasarkan fatwanya pada cerita-cerita yang digali dari sejarah kaum Yahudi zaman dulu. Seperti yang dilakoni Ratu Esther yang melayani hasrat Raja Ahashverosh untuk menyelamatkan bangsa Yahudi pada tahun 500 Sebelum Masehi.

Contoh paling mutakhir diterapkan terhadap pembocor nuklir Israel Mordechai Vanunu. Bekas teknisi nuklir di reaktor Dimona itu berhasil dibekuk di Ibu Kota Roma pada 1986 setelah terbuai bujuk rayu dan kehangatan tubuh agen Mossad perempuan. Selentingan soal misi syahwat itu juga muncul dalam kasus terbunuhnya salah satu pentolan Hamas Mahmud al-Mabhuh di Dubai, Uni Emirat Arab, Januari tahun ini.

Yang disarankan memakai taktik seks adalah agen lajang. Mereka juga tidak perlu meminta izin rabbi untuk itu. “Jika harus menggunakan agen bersuami, lebih baik suaminya menceraikan dia dulu. … Setelah itu rujuk lagi,” ujar Rabbi Shvat.

Tentu saja ada persyaratan mutlak agar misi syahwat itu berhasil. Sang agen perempuan mesti berwajah memikat dan memiliki lekuk tubuh aduhai. Dijamin korbannya akan bertekuk lutut.

Semoga cara ini tidak dilakukan oleh agen Intelejen Indonesia. Amiin

Sumber: Merdeka.com