Tampilkan postingan dengan label Edukasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Edukasi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 November 2012

6 Aktivitas ini Membuat Cerdas Buah Hati Anda

Saya yakin, semua orang tua ingin anaknya cerdas. Namun tentu tidak semua orang tua tahu bagaimana cara membuat buah hati mereka menjadi cerdas. Untuk itulah artikel ini saya buat agar Anda yang sudah memiliki anak memiliki pengetahuan tentang aktivitas apa saja yang bisa merangsang kecerdasan buah hati Anda.

Berikut adalah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengembangkan kognitif anak Anda yang direkomendasikan oleh Jamie Loehr, M.D. dan Jen Meyers, pengarang buku Raising Your Child, seperti dikutip dari Parents Indonesia

1. Membaca 20 menit setiap hari
Ajak Anak anda membaca. Di usia 12 sampai 18 bulan anak banyak sekali menyerap informasi dari lingkungan sekitarnya. Jadi sangat mungkin bagi anak Anda mendengarkan apa yang anda baca. Setidaknya ajak membaca selama 20 menit sehari. Sambil membaca buku, tanyakan kepadanya gambar-gambar yang ada di buku.

2. Mendengarkan Musik
Bernyanyilah bersama anak Anda. Biasakan mendengarkan music saat di rumah atau di mobil. Pilihlah musik yang tidak membosankan walaupun diputar terus menerus. Jika Anda bernyanyi otomatis anak akan ikut bernyanyi. Lama-lama Anak Anda akan bernyanyi sendiri walaupun tidak ada music yang mengiringi.

3. Ajarkan tentang bentuk benda dan angka
Ajarkan si kecil tentang bentuk benda, warna dan angka seharian penuh. Jika di tumpukan mainannya ada bola bilang “ini bola bulat berwana merah. Jika sedang makan pisang bilang “ ini pisang kita tinggal satu” atau jika sedang memakai kaus berwarna biru bilang “kaus kamu warnanya biru.”

4. Ajarkan tentang Nama-nama Bagian tubuhnya
Ajarkan juga anak Anda nama-nama bagian tubuhnya. SAabil mengenalkan bagian tubuhnya tunjuklah bagian tubuh yang dimaksud misalnya hidung, mata, kuping, kaki, tangan dan bagian tubuh lainnya.

5. Gunakan instruksi
Saat bermain berikanlah instruksi. Dengan begitu si anak akan mampu mengikuti instruksi dari orang tua dan akan merasa senang jika mampu melakukan apa yang di suruh. Salah satu instruki sederhana adalah memintanya menutup pintu atau mengambilkan bola.

6. Minta memilih mainan kesukaannya
Pergilah ke toko mainan. Gunakan buku katalog kemudian minta si anak menunjuk mainan yang ia suka di catalog tersebut. Setelah itu ajak anak Anda mencari mainan tersebut di rak mainan.

Itulah 6 aktivitas yang dapat anda ajarkan pada buah hati Anda. Semoga dengan aktivitas-aktivitas di atas dapat merangsang kecerdasan kognitif pada buah hati Anda. Selamat mencoba....

Sumber: Parents Indonesia, dimuat di Republika.Online

Kamis, 19 Juli 2012

Ikatlah Ilmu dengan Menuliskannya

Menulis adalah salah satu aktivitas manusia yang terpenting dalam proses mencari dan mempelajari ilmu pengetahuan. Dengan menulis, kita dapat mendokumentasi ilmu yang telah kita dapatkan sehingga apabila nanti kita lupa maka kita bisa membuka apa yang telah kita tuliskan dahulu di dokumen kita.

Pada permulaan memasuki jenjang pendidikan, yang pertamakali diajarkan adalah membaca dan menulis. Hal ini dimaksudkan agar memudahkan dalam mengikuti proses belajar-mengajar selanjutnya. Dengan bisa membaca, seseorang bisa menyerap ilmu yang lebih banyak dan bisa menulis menjadikan seseorang bisa mendokumentasikan apa yang ia serap dari proses membaca.

Aktivitas menulis sebenarnya sudah dikenal oleh nenek moyang kita jauh sejak zaman pra sejarah. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya penemuan manuskrip ataupun benda sejarah yang berupa pahatan simbol-simbol di atas batu, di dinding-dinding gua ataupun pada media tulang-belulang yang diyakini sebagai tulisan-tulisan pada zaman dahulu. Jadi menulis bukan saja aktivitas kekinian tetapi telah dilakukan jauh sebelum manusia mengenal teknologi.

Mengingat sifat dasar manusia yang suka lupa (bahru), maka menulis merupakan suatu hal yang sangat penting agar ilmu-ilmu yang diserap bisa di dokumentasikan sehingga apabila terjadi lupa, maka bisa dipelajari kembali untuk menyegarkan ingatan.

Menulis juga sangat berguna untuk menyebarkan ilmu pengetahuan ke seluruh muka bumi. Sangat tidak mungkin, seorang yang menjadi guru atau memiliki ilmu akan mengajarkan ilmunya secara lisan kepada semua orang secara massive. Namun dengan tulisan, ia bisa melakukannya yaitu dengan menulisnya pada suatu media dan kemudian menerbitkannya serta selanjutnya menyebarkannya ke publik. Maka sang penulis tidak perlu mendatangi satu per satu orang yang ingin belajar padanya. Cukup dengan diwakili oleh bukunya, maka orang sudah bisa belajar padanya.

Media untuk menulis tentu banyak. Namun sejak ditemukannya kertas dan tinta, aktivitas menulis menjadi lebih mengasyikkan dan lebih rapi. Dengan menulis di kertas, tulisan kita bisa dibukukan sehingga lebih rapi dan terstruktur. Seiring dengan kemajuan zaman, menulispun bisa dilakukan pada media digital seperti komputer dan juga bisa dipublikasikan ke publik lewat media internet. Contohnya adalah halaman web atau blog.

Jadi kesimpulannya adalah menulis merupakan aktivitas yang sangat bermanfaat bagi siapa saja karena dengan menulis dapat mengingatkan kembali sesuatu yang mungkin kita lupakan. Menulis juga bisa membantu penyebaran ilmu pengetahuan dan teknologi secara lebih luas. Bagi yang sedang dalam proses belajar suatu ilmu, ikatlah ilmu yang Anda dapatkan dengan menuliskannya.

*Sumber Gambar:supersuga.wordpress.com

Tuntutlah Ilmu Walau Sampai ke Negeri Maya

Menuntut ilmu adalah suatu kewajiban bagi setiap insan di dunia ini. Oleh karena dengan ilmu, manusia dapat menjalani kehidupannya sehari-hari dan dapat menjalankan fungsinya sebagai khalifah di muka bumi dengan sebaik-baiknya. Saking pentingnya menuntut ilmu, Rasulullah Muhammad SAW bersabda kepada para sahabatnya "Tuntutlah Ilmu Walau Sampai ke Negeri Cina" (Al-hadist). Meski konon hadist tersebut sanadnya diragukan, namun maknanya sangat dalam yaitu betapa pentingnya menuntut ilmu khususnya bagi ummat muslim di dunia.

Di era sekarang ini, Anda tidak perlu jauh-jauh ke negeri Cina untuk menuntut ilmu sebab dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, Anda dapat menuntut ilmu bahkan dari kamar pribadi Anda sendiri, selain lembaga pendidikan formal tentunya. Anda bisa belajar dengan santai kapanpun dan dimanapun, bahkan sambil bersantai dengan keluarga Anda.

Dengan hadirnya internet, dunia seperti tidak memiliki sekat dan jarak bukan jadi suatu masalah lagi. Anda ingin menuntut ilmu? tidak perlu jauh-jauh lagi ke negeri Cina ataupun ke Amrik sana. Hanya dengan menyalakan PC atau Laptop Anda dan terkoneksi dengan internet, maka Anda sudah bisa memperoleh ilmu apa saja yang Anda inginkan. Cukup dengan mengetikkan kata kunci (keyword) di mesin pencari (search engine) yang sesuai dengan info atau data yang Anda cari, maka Anda dapat menemukan ribuan bahkan jutaan situs yang menyediakan apa yang sedang Anda cari, sesuai dengan kata kunci tentunya.

Mungkin Anda juga pernah mendengar istilah e-learning? Yups... e-Learning atau yang biasa dikenal dengan belajar jarak jauh adalah salah satu bukti mudahnya memperoleh ilmu pengetahuan lewat media internet. Dengan e-Leraning, kita tidak perlu hadir di ruang kelas untuk mengikuti pembelajaran. Namun cukup dengan mengakses internet, Anda sudah bisa mengikuti pelajaran meskipun dari ruang di rumah Anda sendiri. Apalagi setelah diintegrasikannya teknologi teleconference ke internet yang memungkinkan Anda bertatap muka dengan tutor ataupun peserta lain di seluruh belahan dunia.

Berarti, Tuntutlah ilmu ke Negeri Cina sudah tidak relevan lagi?

Saya kira tetap relevan karena suatu waktu, kita juga perlu datang ke Negeri Cina atau ke Negeri lain untuk belajar suatu ilmu. Misalnya ilmu-ilmu yang tidak mungkin di share secara terbuka di internet. Namun dengan kehadiran internet, dapat menambah ilmu pengetahuan dan wawasan Anda tanpa harus mencari ilmu pengetahuan dan informasi dari Negeri sumbernya.

Lepas dari berbagai dampak negatif yang muncul di internet, maka kita patut berterimakasih pada para penemu internet karena saya yakin mereka berkarya bukan untuk sesuatu yang negatif, namun untuk sebuah tujuan yang mulia. Semoga mereka mendapat balasan atas kebaikannya dan kita bisa memperoleh manfaat seluas-luasnya dari internet. Amiin ya Rabbal A'lamiin....